Divonis Cuci Darah

Senin (15/04) sore, kami sampai di lobby sebuah rumah sakit di kota Tegal. Tujuan kali ini adalah menengok Mamah Tegal, begitu biasa kupanggil, yaitu sebutan untuk saudara kembar mamah.

Ya, mamah tegal harus dirawat cukup instensif karena terkena penyakit gagal ginjal.

Mamah agak kaget dan shock saat tahu kondisi saudara kembarnya. Memang sempat beberapa hari lalu, Mamah mendadak amat sangat lemas dan tidur terus menerus padahal sedang tidak sakit atau dalam kondisi lelah. Ternyata bersamaan dengan itu, kondisi mamah tegal pun sedang drop dan lemas. Mungkin itulah anak kembar, tetap ada keterkaitan perasaan sekalipun berjauhan.

Sesampainya di rumah sakit, kami melihat kondisi mamah tegal yang menyedihkan. Badannya kurus, hanya dibalut tulang. Selang oksigen menempel di hidung sebagai alat bantu pernapasan. Rambutnya yang memulai memutih sengaja dipotong pendek. Pergelangan tangan kanannya membiru, bekas cuci darah beberapa hari lalu. Ya, dokter memvonis mamah tegal harus cuci darah 3 hari sekali.

Ya Allah, aku kadang tak mau melihatnya tapi coba kukuatkan. Tersenyum di hadapannya. Mencium tangan, pipi, dan dahinya yang sudah mulai keriput. Aku peluk walaupun tak bisa seperti dulu.

Selasa (16/04) siang saat kami datang ke rumah sakit, mamah tegal sedang cuci darah di ruangan hemodialisis. Menurut perawat, baru akan selesai jam 2 nanti.

Aku dan Mamah bersamaan menunggui mamah tegal di ruangan hemodialisis. Ini adalah kali pertama seumur hidupku menemani orang cuci darah. Melihat langsung bagaimana prosesnya dan dikelilingi beberapa orang yang memiliki keluhan sama. Terdapat sebuah  monitor yang entah mendeskripsikan apa, selang-selang panjang yang berisi darah. Aku memang tak paham dengan cara kerja pencucian darah. Melihat darah begitu banyak membuatku agak mual, padahal aku sudah pernah beberapa kali donor darah. Terbiasa dengan jarum suntik, rasa ngilu dan labu-labu berisi darah manusia. Tapi entah kenapa kali ini agak berbeda.

Mamah Tegal cuma ingin dipijet kakinya, katanya pegel-pegel. Terus minta susu dan kemudian air putih. Untungnya di dalam ruangan tidak terlalu sepi, ada tv plasma yang lumayan menghibur. Aku cuma sedikit kedinginan karena suhu disini memang lebih dingin. Lumayan juga sih berdiam di ruangan ini, agak mendinginkan badan karena cuaca kota Tegal yang amat sangat panas.

Mamah Tegal sempat kami tinggal karena shalat dzuhur dulu. Sekitar jam setengah 3, proses cuci darah sudah mau selesai. Mamahku sudah angkat tangan nggak mau masuk karena mual melihat darah, kakak sepupuku juga sudah wanti-wanti nggak akan masuk karena masih trauma operasi kemarin, pakdeku (suami mamah tegal) sedang pulang ke Slawi, sementara sepupuku yang lain (anak dari mamah tegal) menjaga anak-anaknya di luar ruangan. Jadilah aku yang harus masuk dan menunggui proses selesai cuci darah. Agak serem juga saat 2 jarum suntik di tangan kanan dan kiri dicopot, begitu juga saat 2 selang di bagian bawah perut diambil. Mamah Tegal kesakitan, terlihat dari raut mukanya.

Jam 3, pasien dibawa ke ruang rawat inap kembali dan langsung makan.

Setelah dicuci darah, kondisinya mulai membaik. Mulai banyak bicara, mau makan, dan selang oksigennya dicopot. Setelah makan dan makan obat, beliau diwaslap (di lap badanannya), diganti pampersnya, dan ganti baju. Wajahnya terlihat lebih segar. Aku tersenyum menantapnya dari balik jendela kamar.

Kata dokter, mamah tegal boleh makan apa saja dan tidak ada pantangan, walaupun tidak boleh berlebihan juga.

Saat pamitan pulang ke Bandung, kupeluk dan kuciumi mamah kembarku.

Kemarin sore aku dapat kabar dari anaknya,  Mamah Tegal sudah boleh pulang ke rumah.

Alhamdulillah.

Tegal2

***semoga kita selalu diberi kesehatan

About these ads

Tagged:

35 thoughts on “Divonis Cuci Darah

  1. tinsyam 18/04/2013 pukul 23:32 Reply

    haduh, obatnya cuma dua kalu udah akut ginjalnya.. transplantasi & hemodialisis..
    semoga yang terbaik ya buat keluarga semua..
    baru tahu deh mamanya ria punya kembaran.. jaga makan dan minum ya..

    • RY 19/04/2013 pukul 20:10 Reply

      Aku gak ngerti soal transplantasi Mbak,,semoga beliau bisa sabar dan diberi kekuatan aja ya.
      Kembar dua, dan dulu waktu kecil aku deket banget sama kembarannya Mamah.

      Makasih ya Mbak Tin :)

  2. kebomandi 18/04/2013 pukul 23:53 Reply

    semoga dberikan yang terbaik buat mamah tegalnya ka ria :)

    • RY 20/04/2013 pukul 00:05 Reply

      Aamiin, makasih ya Bo’

      • kebomandi 20/04/2013 pukul 00:07

        iyoo.. tetangga kebo juga ada yang cuci daraah, jadi salut sama perjuangan orang-orang yang cuci darah :’)

      • RY 20/04/2013 pukul 00:50

        Selain si pasien yg harus sabar, keluarga juga berperan penting ya :)

  3. nengwie 19/04/2013 pukul 00:04 Reply

    Mengaamiinkan doa mbak Tintin.
    Oohhh Neng Ria kemaren ke Tegal nengok Mama Tegal, mas Tri udah deket tuh ke Tegal, khan di Pemalang.

    • RY 19/04/2013 pukul 20:12 Reply

      *Haturnuhun Teh Dew

      Oia Kang Masnya Teh Dewi aseli Pemalang ya,,udah deket banget tuh. Mantunya mamah Tegal juga orang Pemalang lho. Tapi aku lupa dari daerah mana … *toss deketan

  4. elam 19/04/2013 pukul 05:48 Reply

    Oh tetanga juga pernah begitu…
    Semoga mamah tegalnya dipermudah menjalani ujian ini…

    • RY 19/04/2013 pukul 20:12 Reply

      Makasih ya Elam, smoga kita juga diberi kesehatan selalu :)

  5. elok46 19/04/2013 pukul 05:51 Reply

    Yang tabah ya
    Semoga dgn ini Allah meringankan dosanya … Insyaallah

    Klo ak pasti pengenya nangis klo nenggok
    Ria tetap semangat

    • RY 19/04/2013 pukul 20:13 Reply

      Aamiin, makasih Mbak L :)

      • elok46 20/05/2013 pukul 11:44

        sama sama

  6. diah indri 19/04/2013 pukul 06:11 Reply

    Smg mamah tegal diberi kekuatan dan kesehatan selalu ya mbak ry :)

    • RY 19/04/2013 pukul 23:39 Reply

      Aamiin, makasih ya Mbak Indri :)

  7. yisha 19/04/2013 pukul 08:28 Reply

    semoga baik-baik aja yaaaaaa……..

    • RY 19/04/2013 pukul 20:05 Reply

      Aamiin, makasih Yisha :)

  8. ibuseno 19/04/2013 pukul 09:07 Reply

    Semoga diberikan kesembuhan buat mamah tegal..

    • RY 19/04/2013 pukul 20:13 Reply

      Aamiin, makasih Bu :)
      Semoga Ibu sekeluarga juga sehat selalu …

  9. Larasati 19/04/2013 pukul 10:31 Reply

    semoga semuanya baik2 saja Ria…

    • RY 19/04/2013 pukul 20:14 Reply

      Aamiin. Makasih ya Mbak Laras :)

      *hug

  10. pritakusumaningsih 19/04/2013 pukul 12:33 Reply

    Syafakillah. Hemodialisis setiap 3 hari, perlu ada asuransi yg membackupnya. Ada askes, kan?

    • RY 19/04/2013 pukul 20:15 Reply

      Iya Bu katanya harus 3 hari sekali. Kalo transplantasi ginjal gmn, apa semua yg gagal ginjal bisa transplantasi ?? atau tergantung kondisinya ??

      Pake ASKES Bu, katanya lumayan membantu.

  11. Mr. Moz 19/04/2013 pukul 14:58 Reply

    baru tau Mamamu punya sodara kembar, kok kamu ga ikut kembaran juga Ry? he3
    semoga Mama Tegal tetep tabah n sabar ya menjalani ujian dari Allah, aamiin.

    • RY 19/04/2013 pukul 20:17 Reply

      Iya Mas, kembar dua tapi nggak terlalu identik. Waktu jaman muda sih mereka mirip banget. Satu hal yang masih mirip adalah suaranya, sama banget :)

      Pengennya sih anakku nanti kembar ya (nikah aja belom), hehehhe

      **makasih Mr. Moz

  12. jampang 19/04/2013 pukul 17:00 Reply

    semoga lekas membaik dan sehat seperti sedia kali…. aamiin

    • RY 19/04/2013 pukul 20:17 Reply

      Aamiin, makasih ya Bang Jampang *eh

  13. Fascha 19/04/2013 pukul 23:11 Reply

    Aku punya teman, usianya mungkin sekarang ini 32 tahunan, tahun 2009an divonis ginjal dan kata dokter usianya gak akan lama tapi alhamdulillah sampai sekarang masih hidup. Mudah2an mamah tegal segera membaik keadaannya yah Ri :)

    • RY 19/04/2013 pukul 23:41 Reply

      Masih muda udh divonis sakit ginjal ya :(
      Tapi ternyata Tuhan punya rencana lain kan Mbak. Smoga Mbak sekeluarga sehat selalu ….

      *HUG

  14. nurbaridaintan 20/04/2013 pukul 08:31 Reply

    semoga cepet sembuh yaa teteh, mami tegalnya :’)

    • RY 26/04/2013 pukul 19:56 Reply

      Makasih ya In cayang :)

  15. bulz 22/04/2013 pukul 17:49 Reply

    ikut mengaminkan doa2 teman2 diatas… dan semoga Ria dan keluarga jg selalu diberikan kesehatan yaaa… :)

    • RY 26/04/2013 pukul 19:56 Reply

      Makasih ya Mbak :)
      Mbak sekeluarga juga sehat ya ….

  16. Tawa dan Duka | Ria's NOTE 04/09/2013 pukul 20:13 Reply

    […] Mamah Tegal memang sudah sering sakit-sakitan, apalagi sejak memiliki riwayat penyakit jantung dan divonis harus cuci darah seminggu 2x. Kami memang sengaja […]

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ruli Lesmana

wordpress.com

a.t.v.i.a.n.a

things I want them to be preserved...

kepelengok blog

tentang sastra

fairyland

This is imagination, for all just fiction

Mutiara Fajar

Just Share | Ikatlah ilmu dengan menuliskannya

Winny Alna Marlina

My Blog About TOURING, TRAVELLING AND BACKPACKER IN INDONESIA

What an Amazing World!

seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

Qorry Felt n Craft

Souvenir Pernikahan Unik dan Aneka Kerajinan Kain Flanel dan Bahan Lainnya dengan Desain unik menarik cocok untuk hadiah / kado

Maharani Craft

Pelatihan Kewirausahaan dan Workshop Keterampilan Membuat Kreasi dari Kain Flanel

oshin craft

salam kreatif

Papan Tulisku

Cuma corat-coret aja, jangan dianggep serius bro..

Inspirasi Faiz

Catatan Hati yang Tak Kunjung Sampai

beautifulroses

LIFE IS SO BEAUTIFUL

Visit Dieng

Kenali Dan Cintai wisata Dieng Plateau Jawa Tengah Indonesia

El Hidey

Pendaki Kedamaian

Jejak Hidup Dian

Ilmu, Iman dan 'Amal

RANA WIJAYA STORE

Anything ART from RanaWijayaSoe

Yuki Hikaru

just another wordpress site

Catatan Novi

catatan hatiku di maya

Maskur's Blog

Use Your Imaginations

Meteor Rain

Ketika pikiran dituliskan

Gate Delhi

Enjoy and Happy

syauqiya

Rindu ini, Rindu itu dan Rindu dia... Madinah

Mia membaca

So little time, so many books

Bri-t Corp.

TISYA PUNYA

Apapun yang terjadi, Nikmatilah~~

Our Cosmic

It Takes Two to Tango

Hitam Putihku

Thought crosses my mind

Ruang Cahaya (^.^)/

Pengalaman beserta Ilmu lah yang membuat kita lebih baik tiap harinya :)

Just in Write

Just be yourself

Eka's Voyage

Nothing we learn in this world is ever wasted

Rizki Ikhwan Blog

Jalesveva Jayamahe

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Niken Kusuma Wardani's Blog

Karena Hidup Penuh Makna

Dhessy Woulandari

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

sucinurmalaramadhan

Cukup Menjadi Diri Sendiri

Prida Afriani

The Little Stories of Me

Mirna's Blog

My Life, My Story

pensamiento amplio

berfikir luas

Mas IngGi NgeBlog lhoo

a journey of leadership with love n love

leniaini

goresan kata konstelasi impian

Putri'na Cisompet-Garut

ketika lisan tak bisa berkata, coretan akan mewakilinya

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 280 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: